Pemprov Kalteng Subsidi 1.700 Paket Sembako dalam Pasar Murah Menyongsong Idulfitri

Di tengah-tengah suasana yang semakin mendekati Hari Raya Idulfitri, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah telah mempersiapkan sebuah kegiatan luar biasa. Mereka mengadakan Pasar Murah dan Gerakan Pangan Murah (GPM) di area Masjid Raya Darussalam yang berada di Palangka Raya. Kegiatan ini sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga ketersediaan dan harga pangan yang stabil di tengah-tengah peningkatan permintaan masyarakat terhadap kebutuhan pokok.
Langkah Pemerintah Dalam Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, yang dipimpin oleh Gubernur H Agustiar Sabran, menyadari bahwa permintaan masyarakat terhadap kebutuhan pokok biasanya meningkat menjelang Idulfitri dan hari besar keagamaan lainnya. Hal ini dapat berpotensi memicu kenaikan harga yang dapat memberatkan daya beli masyarakat. Oleh karena itu, berbagai langkah intervensi pasar telah dilakukan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.
Pasar Murah dan Gerakan Pangan Murah, misalnya, adalah dua kegiatan yang diadakan oleh pemerintah daerah sebagai upaya untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar mereka sekaligus menjaga stabilitas harga pangan. Kegiatan ini juga merupakan bentuk komitmen Pemprov Kalteng dalam menjaga keseimbangan antara pasokan dan harga pangan.
Subsidi Paket Sembako Pemprov Kalteng
Dalam kegiatan tersebut, Pemprov Kalteng menyiapkan subsidi untuk 1.700 paket sembako. Masing-masing paket yang berisi beras premium 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, dan minyak goreng 2 liter ini memiliki harga normal Rp144.750. Namun, dengan adanya subsidi sebesar Rp134.750 dari pemerintah, masyarakat hanya perlu membayar Rp10.000 untuk setiap paketnya.
Subsidi ini diberikan dengan tujuan untuk memudahkan masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang jauh lebih terjangkau, terutama menjelang hari raya ketika kebutuhan rumah tangga biasanya meningkat.
Gerakan Pangan Murah
Selain paket sembako, kegiatan ini juga menyediakan Gerakan Pangan Murah. Ini adalah sebuah program yang menyediakan berbagai komoditas pangan lainnya seperti telur ayam, daging ayam beku, bawang merah, bawang putih, sayuran, hingga ikan segar dengan harga di bawah harga pasar.
Gubernur menambahkan bahwa pelaksanaan GPM ini merupakan hasil kerja sama antara pemerintah daerah dengan berbagai pihak, di antaranya Perum Bulog, ID FOOD, BUMD pangan, distributor, petani, peternak, gabungan kelompok tani (gapoktan), serta pelaku usaha pangan lainnya.
Gerakan Pangan Murah ini dilaksanakan melalui kolaborasi berbagai pemangku kepentingan guna memastikan ketersediaan pangan yang murah, berkualitas, dan mudah dijangkau oleh masyarakat.
Apresiasi dan Penghargaan
Sebagai bentuk penghargaan, Gubernur Kalteng menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan di wilayah Kalimantan Tengah. “Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan stabilisasi pasokan dan harga pangan melalui Gerakan Pangan Murah, termasuk yang menjangkau hingga ke desa-desa sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi di Kalimantan Tengah,” ujarnya.
Penyerahan Simbolis Paket Sembako
Sebagai penutup dari kegiatan tersebut, dilakukan penyerahan secara simbolis paket sembako kepada masyarakat oleh Gubernur Agustiar Sabran bersama Ketua TP-PKK Provinsi Kalteng Aisyah Thisia Agustiar Sabran, Wakil Gubernur Edy Pratowo, serta unsur Forkopimda. Bahkan, sebagian paket yang telah disubsidi pemerintah tersebut kembali digratiskan kepada masyarakat berkat dukungan Gubernur, Wakil Gubernur, Pangdam, Kapolda, dan Kabinda.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng Leonard S. Ampung, para staf ahli gubernur, asisten Setda, kepala perangkat daerah terkait, serta pimpinan perbankan BUMN dan BUMD.